Hoo!!
Akhirnya gw meng-update kembali blog ini dengan review film ala-ala gw. Hahahaha!!
Walau gw ga ngupdate blog, bukan berarti gw ga nonton film lho!! Dalam 1 bulan ini entah sudah berapa kali gw menonton film. Nah, ini salah satunya.
PIXELS
Pas gw liat poster ini, agak bingung juga.. Kok ada PACMAN dalam bentuk 3D, yang makan 1 kota? Well, akhirnya terpenuhi juga setelah gw menonton trailer dan membuat gw tertarik nonton.
Film ini menceritakan tentang invasi alien dalam bentuk karakter-karakter game-game lawas, yang bahkan sebagian besar gw ga tau. Untuk mengalahkan alien ini, para pemain-pemain game lawas terbaik dikerahkan.
I like this movie. Cocok untuk tontonan keluarga dan bagi yang mau melepas stress atau sekedar melepas rindu dengan karakter-karakter game jaman bahala. My type of movie lah.
Tampilkan postingan dengan label game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label game. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Agustus 2015
Minggu, 26 Mei 2013
It's Platina Parlour
Pernah ga sih lo ngerasain jadi seorang pengunjung di sebuah Butler Cafe? Buat yang ga ngikutin kebudayaan pop Jepang, mungkin agak asing nih dengan Butler Cafe. Tapi gw yakin, para Milady yang doyan update pasti pada tau. So, gw jelasin dengan secara awam yah. Hahaha, gw juga masih awam nih ^^ Mari gw antar kalian bertemu dengan Platina Parlour ini (gw singkat jadi PP aja yah supaya mudah ngetiknya ^^)
Gw ga bisa bilang klo PP itu adalah sebuah cafe, karena mereka ga memiliki sebuah cafe secara fisik. Nah, yang mereka tawarkan di sini adalah sebuah cafe dengan Butler (pelayan pria) yang -menurut gw- cakep. Butler ini bukan Butler profesional. Jangan bayangkan kalau mereka itu Butler ala London sekelas internasional. Tapi pelayanan mereka cukup ok koq!!
Kalau kalian jadi pelanggannya, kalian akan disambut -menurut gw- dengan elegannya dan Butler pendamping akan menuntun kalian ke meja kalian, mengecek pesanan kalian dan menyajikannya. Dan kalau butuh sesuatu, kalian bisa minta tolong ke Butler pendamping. It's the basic. Yah, gw ngerasain hal yang sama waktu makan di restoran yang agak mahal-mahal gitu.
Tapi, PP ga hanya sekedar makan aja lho. PP ini klo menurut gw membawa konsep game di saat mereka "membuka cafe". Adalah konsep Otome Game, dimana player (pengunjung) mencoba untuk mendapatkan ending dengan Butler pendamping kalian. Masing-masing Butler pendamping ini punya kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang pendiam, pemarah, cool, de el el deh. So, menjadi pengunjung di "cafe" PP ini sangat disayangkan sekali kalau hanya sekedar makan doang!!
Supaya dapet ending yang baik, coba curi "hati" si Butler. Nah, kalau kalian bisa membuat Butler ini merasa "terkesan" kalian akan mendapat bingkisan menarik. Gw pribadi sih kurang tertarik sama bingkisannya (cuma kalo dapet sih ga nolak!! ^^ mauuuu~~).
Ending dari masing-masing Butler ini bukan cuma 1, gw sih taunya ada 3 jenis ending sih. Yang pertama pastinya bad ending. Bisa karena lo melanggar aturan maen atau membuat si Butler "sakit hati", nah, bad ending ini bisa bikin lo "ditendang keluar dari cafe, no refund". Yang kedua sih normal ending, yah lo ngombrol biasa aja sama Butlernya. Yang ketiga good ending, ya itu lo membuat Butlernya terkesan sama lo. Well, it's only a game actually just enjoy and have fun ^^
| Sumber :http://kuso-taisa.deviantart.com |
| Sumber : jesicastephanie.wordpress.com |
Kalau kalian jadi pelanggannya, kalian akan disambut -menurut gw- dengan elegannya dan Butler pendamping akan menuntun kalian ke meja kalian, mengecek pesanan kalian dan menyajikannya. Dan kalau butuh sesuatu, kalian bisa minta tolong ke Butler pendamping. It's the basic. Yah, gw ngerasain hal yang sama waktu makan di restoran yang agak mahal-mahal gitu.
Tapi, PP ga hanya sekedar makan aja lho. PP ini klo menurut gw membawa konsep game di saat mereka "membuka cafe". Adalah konsep Otome Game, dimana player (pengunjung) mencoba untuk mendapatkan ending dengan Butler pendamping kalian. Masing-masing Butler pendamping ini punya kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang pendiam, pemarah, cool, de el el deh. So, menjadi pengunjung di "cafe" PP ini sangat disayangkan sekali kalau hanya sekedar makan doang!!
Supaya dapet ending yang baik, coba curi "hati" si Butler. Nah, kalau kalian bisa membuat Butler ini merasa "terkesan" kalian akan mendapat bingkisan menarik. Gw pribadi sih kurang tertarik sama bingkisannya (cuma kalo dapet sih ga nolak!! ^^ mauuuu~~).
Ending dari masing-masing Butler ini bukan cuma 1, gw sih taunya ada 3 jenis ending sih. Yang pertama pastinya bad ending. Bisa karena lo melanggar aturan maen atau membuat si Butler "sakit hati", nah, bad ending ini bisa bikin lo "ditendang keluar dari cafe, no refund". Yang kedua sih normal ending, yah lo ngombrol biasa aja sama Butlernya. Yang ketiga good ending, ya itu lo membuat Butlernya terkesan sama lo. Well, it's only a game actually just enjoy and have fun ^^
Langganan:
Postingan (Atom)
The House Detox
Tidak hanya tubuh. Hunian yang kita tempati pun butuh untuk didetox. Ini ide yang menarik buat saya. Terkadang saya merasa jengah di hunian ...
-
klo gw denger tomcat, yang kebayang di kepala gw adalah kucing dengan ekor melengkung khas di apache tomcat. semalem gw terima foward bbm da...
-
Karena gw ga liat posternya ato pun reviewnya, gw kira film ini adalah pembantaian atau zombie. Untungnya bukan keduanya... Fiuuh. Dari...
-
Hoo!! Akhirnya gw meng-update kembali blog ini dengan review film ala-ala gw. Hahahaha!! Walau gw ga ngupdate blog, bukan berarti gw g...