Minggu, 26 Mei 2013

It's Platina Parlour

Pernah ga sih lo ngerasain jadi seorang pengunjung di sebuah Butler Cafe? Buat yang ga ngikutin kebudayaan pop Jepang, mungkin agak asing nih dengan Butler Cafe. Tapi gw yakin, para Milady yang doyan update pasti pada tau. So, gw jelasin dengan secara awam yah. Hahaha, gw juga masih awam nih ^^ Mari gw antar kalian bertemu dengan Platina Parlour ini (gw singkat jadi PP aja yah supaya mudah ngetiknya ^^)
Sumber :http://kuso-taisa.deviantart.com
Gw ga bisa bilang klo PP itu adalah sebuah cafe, karena mereka ga memiliki sebuah cafe secara fisik. Nah, yang mereka tawarkan di sini adalah sebuah cafe dengan Butler (pelayan pria)  yang -menurut gw- cakep. Butler ini bukan Butler profesional. Jangan bayangkan kalau mereka itu Butler ala London sekelas internasional. Tapi pelayanan mereka cukup ok koq!!
Sumber : jesicastephanie.wordpress.com

Kalau kalian jadi pelanggannya, kalian akan disambut -menurut gw- dengan elegannya dan Butler pendamping akan menuntun kalian ke meja kalian, mengecek pesanan kalian dan menyajikannya. Dan kalau butuh sesuatu, kalian bisa minta tolong ke Butler pendamping. It's the basic. Yah, gw ngerasain hal yang sama waktu makan di restoran yang agak mahal-mahal gitu.

Tapi, PP ga hanya sekedar makan aja lho. PP ini klo menurut gw membawa konsep game di saat mereka "membuka cafe". Adalah konsep Otome Game, dimana player (pengunjung) mencoba untuk mendapatkan ending dengan Butler pendamping kalian. Masing-masing Butler pendamping ini punya kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang pendiam, pemarah, cool, de el el deh. So, menjadi pengunjung di "cafe" PP ini sangat disayangkan sekali kalau hanya sekedar makan doang!!

Supaya dapet ending yang baik, coba curi "hati" si Butler. Nah, kalau kalian bisa membuat Butler ini merasa "terkesan" kalian akan mendapat bingkisan menarik. Gw pribadi sih kurang tertarik sama bingkisannya (cuma kalo dapet sih ga nolak!! ^^ mauuuu~~).

Ending dari masing-masing Butler ini bukan cuma 1, gw sih taunya ada 3 jenis ending sih. Yang pertama pastinya bad ending. Bisa karena lo melanggar aturan maen atau membuat si Butler "sakit hati", nah, bad ending ini bisa bikin lo "ditendang keluar dari cafe, no refund". Yang kedua sih normal ending, yah lo ngombrol biasa aja sama Butlernya. Yang ketiga good ending, ya itu lo membuat Butlernya terkesan sama lo. Well, it's only a game actually just enjoy and have fun ^^

Tidak ada komentar:

The House Detox

Tidak hanya tubuh. Hunian yang kita tempati pun butuh untuk didetox. Ini ide yang menarik buat saya. Terkadang saya merasa jengah di hunian ...